an Underwater Archaeology Survey of the Belitung Water in 2011. The Indomarine sank in 1999 on 17 depth. The wreck is not Cultural Heritage but the location has very high Potential for tourism destination in Belitung. Located at the Tanjung Kelayang Beach that has been well known by many tourist. If you go to there you can see white beach, some small islands, and the Lighthouse that built in 1882 in Lengkuas Island
Senin, 23 Juli 2012
Jumat, 20 Juli 2012
The Belitung Shipwreck After Salvaged part 2
In 2010, the Office for Cultural Heritage Preservation of Jambi conducted the first underwater archaeological survey at Belitung Shipwreck site in order to find out the conditions of the site after the salvaging operation. The result shows that the site is extremely ravaged, with unidentified ceramic fragments spread out in a radius of ± 20 square meters (m²). It seems clear that the ceramic fragments have been removed then thrown back into the sea because considered non-commercial. Meanwhile, the structure of the actual shipwreck was not found. It was only a big hole with 6 m wide and 15 m long, which seems to be where the ship may have settled.
Kamis, 19 Juli 2012
The Belitung Shipwreck After Salvaged Part 1
The Belitung Shipwreck Site, located at 17 meters (m) depth in Belitung waters, Indonesia, is a shipwreck site containing Tang Dynasty (AD 618-906) cargo that was lifted by private salvage companies, Limited Corporation/Perusahaan Terbatas (PT). Sulung Segara Jaya and Seabed Exploration Company in 1998. The salvaging process was done without involving Indonesian State archaeologists. The shipwreck is an Arab or Indian vessel that includes 60,000 artifacts from the Tang Dynasty. In 2005, the artifacts sold to Singapore Sentosa Leisure Group.
The Belitung wreck is the first archaeological evidence for direct trade between the western Indian Ocean and China. A remarkable portion of the ship's hull survived. The hull planks were stitched together, with no sign of wooden dowels or iron fastening. The keel is 15.3 m long, a keelson, stringers, ceiling planks, and thwart beams still in place. The majority of the surviving cargo consisted of ceramics from the Changsha kilns of China. Primarily bowls and ewers, but also a smattering of figurines and jarlets. Other significant finds from the wreck include white-ware from from the famous Ding Kilns, and Yue wares from Zhejiang Province, several rare pieces of high-fired blue and white, lead ballasts, some pieces of resin which would come from Sumatra, pillow-shaped silver ingots, and a number of gold vessels.
The Belitung wreck is the first archaeological evidence for direct trade between the western Indian Ocean and China. A remarkable portion of the ship's hull survived. The hull planks were stitched together, with no sign of wooden dowels or iron fastening. The keel is 15.3 m long, a keelson, stringers, ceiling planks, and thwart beams still in place. The majority of the surviving cargo consisted of ceramics from the Changsha kilns of China. Primarily bowls and ewers, but also a smattering of figurines and jarlets. Other significant finds from the wreck include white-ware from from the famous Ding Kilns, and Yue wares from Zhejiang Province, several rare pieces of high-fired blue and white, lead ballasts, some pieces of resin which would come from Sumatra, pillow-shaped silver ingots, and a number of gold vessels.
Rabu, 18 Juli 2012
Situs Gede Ing Suro (Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari part 10)
Video Dokumenter ini merupakan bagian dari Video Dokumenter yang berjudul "Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari". Dalam dokumenter ini ditampilkan informasi tentang Situs Gede Ing Suro. Di situs ini juga terdapat prasasti pesumpahan yang lengkap dari tinggalan kerajaan Sriwijaya. Dalam prasasti-prasasti tersebut dituliskan nama-nama pembesar dari Kerajaan Sriwijaya. Anda ingin mengetahuinya, silahkan saksikan melalui dokumenter ini.
Video dokumenter ini merupakan produksi Balai Arkeologi Palembang berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan - Dinas Pendidikan Nasional (2007)
Kerabat Kerja:
Naskah : Bambang Budi Utomo, Skenario : Nurhadi Rangkuti, Narator ; Indah Ardina (Rasialima FM Jogja), Editing : Sugeng Riyanto (ecovisi), english subtitle : Novida Abbas
Selasa, 17 Juli 2012
Situs Telaga Batu (Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari part 9)
Video Dokumenter ini merupakan bagian dari Video Dokumenter yang berjudul "Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari". Dalam dokumenter ini ditampilkan informasi tentang Situs Telaga Batu. Keunikan dari situs ini adalah terdapatnya prasasti pesumpahan terlengkap dari tinggalan kerajaan Sriwijaya. Hal ini diperkuat dengan tinggalan dan temuan yang ada disitus ini. Anda ingin mengetahui seperti apa tata ruangnya pada masa lalu, silahkan saksikan melalui dokumenter ini.
Video dokumenter ini merupakan produksi Balai Arkeologi Palembang berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan - Dinas Pendidikan Nasional (2007)
Kerabat Kerja:
Naskah : Bambang Budi Utomo, Skenario : Nurhadi Rangkuti, Narator ; Indah Ardina (Rasialima FM Jogja), Editing : Sugeng Riyanto (ecovisi), english subtitle : Novida Abbas
Senin, 16 Juli 2012
Situs Karang Anyar (Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari part 8)
Video Dokumenter ini merupakan bagian dari Video Dokumenter yang berjudul "Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari". Dalam dokumenter ini ditampilkan informasi tentang Situs Karang Anyar. Situs ini berada dalam wilayah tata ruang kota pusat kerajaan Sriwijaya. Hal ini diperkuat dengan tinggalan dan temuan yang ada disitus ini. Anda ingin mengetahui seperti apa tata ruangnya pada masa lalu, silahkan saksikan melalui dokumenter ini.
Video dokumenter ini merupakan produksi Balai Arkeologi Palembang berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan - Dinas Pendidikan Nasional (2007)
Kerabat Kerja:
Naskah : Bambang Budi Utomo, Skenario : Nurhadi Rangkuti, Narator ; Indah Ardina (Rasialima FM Jogja), Editing : Sugeng Riyanto (ecovisi), english subtitle : Novida Abbas
Selasa, 10 Juli 2012
Lomba Bakiak
Video ini merupakan dokumentasi dari rangkaian kegiatan peringatan hari ulang tahun purbakala yang ke 99. Keluarga besar BP3 Jambi kembali mengadakan serangkaian kegiatan untuk memeriahkan hari ulang tahun purbakala. Salah satu kegiatan yang diadakan adalah lomba bakiak. lomba ini diikuti oleh keluarga besar BP3 Jambi, mulai dari anak-anak, ibu-ibu dan bapak-bapak.
Senin, 09 Juli 2012
Lomba Balap Karung
Video ini merupakan dokumentasi dari kegiatan peringatan hari ulang tahun purbakala yang ke 99. Keluarga besar BP3 Jambi kembali mengadakan serangkaian kegiatan untuk memeriahkan hari ulang tahun purbakala. Salah satu kegiatan yang diadakan adalah lomba balap karung. lomba ini diikuti oleh keluarga besar BP3 Jambi, mulai dari anak-anak, ibu-ibu dan bapak-bapak.
Kamis, 05 Juli 2012
Situs Kota Kapur (Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari part 7)
Video Dokumenter ini merupakan bagian dari Video Dokumenter yang berjudul "Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari". Dalam dokumenter ini ditampilkan informasi tentang Situs Kota Kapur yang memiliki makna tersendiri terhadap keberadaan Sriwijaya. Pada Situs ini ditemukan prasasti, benteng tanah dan beberapa arca. Anda ingin mengetahui seperti apa tata ruangnya pada masa lalu, silahkan saksikan melalui dokumenter ini.
Video dokumenter ini merupakan produksi Balai Arkeologi Palembang berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan - Dinas Pendidikan Nasional (2007)
Kerabat Kerja:
Naskah : Bambang Budi Utomo, Skenario : Nurhadi Rangkuti, Narator ; Indah Ardina (Rasialima FM Jogja), Editing : Sugeng Riyanto (ecovisi), english subtitle : Novida Abbas
Rabu, 04 Juli 2012
Situs Karang Agung Tengah Kecamatan Bayung Lincir (Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari part 6)
Video Dokumenter ini merupakan bagian dari Video Dokumenter yang berjudul "Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari". Dalam dokumenter ini ditampilkan informasi tentang peradaban yang lebih awal muncul dari kerajaan sriwijaya. Situs Tinggalan ini berada di daerah Karang Agung Tengah Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin. Hal ini terungkap dari pengujian usia temuan yang ada di situs ini. Anda ingin mengetahui seperti apa tata ruangnya pada masa lalu, silahkan saksikan melalui dokumenter ini.
Video dokumenter ini merupakan produksi Balai Arkeologi Palembang berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan - Dinas Pendidikan Nasional (2007)
Kerabat Kerja:
Naskah : Bambang Budi Utomo, Skenario : Nurhadi Rangkuti, Narator ; Indah Ardina (Rasialima FM Jogja), Editing : Sugeng Riyanto (ecovisi), english subtitle : Novida Abbas
Selasa, 03 Juli 2012
Situs Air Sugihan(Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari part 5)
Video Dokumenter ini merupakan bagian dari Video Dokumenter yang berjudul "Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari". Dalam dokumenter ini ditampilkan informasi tentang Situs Air Sugihan dan keterkaitannya dengan Sriwijaya. Anda ingin mengetahui seperti apa tata ruangnya pada masa lalu, silahkan saksikan melalui dokumenter ini.
Video dokumenter ini merupakan produksi Balai Arkeologi Palembang berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan - Dinas Pendidikan Nasional (2007)
Kerabat Kerja:
Naskah : Bambang Budi Utomo, Skenario : Nurhadi Rangkuti, Narator ; Indah Ardina (Rasialima FM Jogja), Editing : Sugeng Riyanto (ecovisi), english subtitle : Novida Abbas
Senin, 02 Juli 2012
Tata Ruang Kota Sriwijaya (Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari part 4)
Video Dokumenter ini merupakan bagian dari Video Dokumenter yang berjudul "Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari". Dalam dokumenter ini ditampilkan informasi tentang pola tata ruang kota Sriwijaya pada masa dahulu. Anda ingin mengetahui seperti apa tata ruangnya pada masa lalu, silahkan saksikan melalui dokumenter ini.
Video dokumenter ini merupakan produksi Balai Arkeologi Palembang berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan - Dinas Pendidikan Nasional (2007)
Kerabat Kerja:
Naskah : Bambang Budi Utomo, Skenario : Nurhadi Rangkuti, Narator ; Indah Ardina (Rasialima FM Jogja), Editing : Sugeng Riyanto (ecovisi), english subtitle : Novida Abbas
Tata Ruang Kota Sriwijaya (Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari part 4)
Video Dokumenter ini merupakan bagian dari Video Dokumenter yang berjudul "Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari". Dalam dokumenter ini ditampilkan informasi tentang pola tata ruang kota Sriwijaya pada masa dahulu. Anda ingin mengetahui seperti apa tata ruangnya pada masa lalu, silahkan saksikan melalui dokumenter ini.
Video dokumenter ini merupakan produksi Balai Arkeologi Palembang berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan - Dinas Pendidikan Nasional (2007)
Kerabat Kerja:
Naskah : Bambang Budi Utomo, Skenario : Nurhadi Rangkuti, Narator ; Indah Ardina (Rasialima FM Jogja), Editing : Sugeng Riyanto (ecovisi), english subtitle : Novida Abbas
Minggu, 01 Juli 2012
Situs Bukit Siguntang (Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari part 3)
Video Dokumenter ini merupakan bagian dari Video Dokumenter yang berjudul "Sriwijaya Kebangkitan Negeri Bahari". Dalam dokumenter ini ditampilkan informasi tentang keberadaan Bukit Siguntang yang memiliki peran dan fungsi terhadap sejarah Sriwijaya. hal ini tentunya diperkuat dengan temuan-temuan dan tinggalan yang berada di Bukit Siguntang.
Video dokumenter ini merupakan produksi Balai Arkeologi Palembang berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan - Dinas Pendidikan Nasional (2007)
Kerabat Kerja:
Naskah : Bambang Budi Utomo, Skenario : Nurhadi Rangkuti, Narator ; Indah Ardina (Rasialima FM Jogja), Editing : Sugeng Riyanto (ecovisi), english subtitle : Novida Abbas.
Langganan:
Postingan (Atom)








